Incinews.net
Senin, 17 Februari 2025, 16.37 WIB
Last Updated 2025-03-23T11:39:02Z
Bank NTB SYARIAHNarkoba

Bank NTB Syariah, Yayasan Gema, dan BNNP NTB Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Ponpes Isiahul Anam

Foto: Bank NTB Syariah bersama Yayasan Generasi Metro Bersinar (Gema) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan sosialisasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba.


Media insan cita (inciNews.net) Lombok Tengah – Bank NTB Syariah bersama Yayasan Generasi Metro Bersinar (Gema) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan sosialisasi mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba di Pondok Pesantren Isiahul Anam, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, pada Senin (17/2/2025).


Penyuluh BNNP NTB, Anggraini Ninik Murnihati, menegaskan bahwa sosialisasi ini digelar mengingat wilayah Lombok Tengah tergolong rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika.


"Kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar semakin marak. Oleh karena itu, kami mengadakan sosialisasi ini untuk melindungi mereka yang belum terpapar narkoba," ujarnya. Ninik juga mengimbau para pelajar untuk menjauhi narkoba serta menegaskan bahwa bagi yang sudah terpapar, tidak perlu takut untuk menjalani rehabilitasi.


Ketua Yayasan Gema, Eggi Rahmat Landa, menyampaikan apresiasi kepada pihak pondok pesantren atas kesediaannya menjadi tuan rumah dalam kegiatan sosialisasi ini.


"Kami berterima kasih kepada pimpinan ponpes dan para santri atas kesempatan ini," katanya. Ia juga menambahkan bahwa Yayasan Gema merupakan salah satu lembaga yang telah memiliki legitimasi serta standar SNI dalam menangani rehabilitasi bagi pengguna narkoba.


"Kami memiliki legalitas resmi dan telah menyiapkan fasilitas rehabilitasi yang representatif," tandasnya.


Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman para pelajar dan masyarakat mengenai bahaya narkoba, sekaligus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan zat terlarang.


Selain itu, Bank NTB Syariah turut mengedukasi masyarakat mengenai inklusi keuangan, dengan menekankan pentingnya menjauhi narkoba serta judi online.


"Kami ingin berperan dalam mencegah generasi muda terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba sejak dini," ujar Alvin Hidayat P., Manager Bisnis Divisi Dana dan Jasa Bank NTB Syariah.


Dalam kesempatan yang sama, Bank NTB Syariah juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan, salah satunya dengan menabung.


"Kami memiliki produk tabungan milenial. Daripada uang digunakan untuk hal-hal negatif, lebih baik ditabung untuk masa depan," tutup Alvin.