Incinews.net
Minggu, 28 Agustus 2022, 19.35 WIB
Last Updated 2022-08-28T11:38:17Z

Momentum Pendataan Pegawai Non ASN Membuka Tabir Dan fakta Ketidakadilan Di Kecamatan Monta Selatan

Foto: Kisman, S.H, Ketua Panitia Pemekaran Kecamatan Wisata Monta Selatan.


Incinews.net. Kawasan Monta Selatan, Kecamatan Monta  Kabupaten Bima dan rancangan pemekaran kawasan monta selatan sebagai Kecamatan baru yang akan segera dimekarkan, proses menuju pemekaran Kecamatan berbasis Wisata tersebut memicu sejumlah pihak ikut andil menyoalkan sejumlah mekanisme yang selama ini diterapkan, salah satunya ketersediaan dan Keperpihakan kebijakan terhadap Sumber Daya Manusia di Wilayah terkait.


Kisman, S.H menjelaskan,  Ketika data tersaji melalui momentum pendataan pegawai sehubungan dengan upaya kebijakan penuntasan dan penghapusan pegawai Honorer yang akan berlaku 1 November 2023 nanti. Begitu tersaji data semua membuka tabir ketidak-adilan Pemerintah Kecamatan Monta selama ini yang menihilkan timbangan rasa keadilannya terhadap SDM di Kawasan Monta Selatan.

Menurut Kisman, S.H, bicara pemekaran Kecamatan hanyalah soal waktu, maka  sehubungan dengan adanya peluang rekrutmen dan pendataan pegawai non ASN menjadi momentum penting dan strategis bagi SDM Wilayah Monta selatan dengan dasar  pertimbangan untuk dipersiapkan kebutuhan  calon Wilayah Kecamatan Wisata sekaligus sebagai Kecamatan Baru  yang akan segera dimekarkan.

Peristiwa ini, Setidaknya menjadi ukuran pemihakan bagi pemerintah Kecamatan Monta sebagai Kecamatan induk, bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bima untuk memberi pertimbangkan secara adil terhadap SDM yang ada di Wilayah selatan, mengingat selama ini Monta selatan selalu diabaikan pada pusaran pembangunan.

Kisman 2000 sebagai Ketua Panitia Pemekaran Kecamatan Wisata Monta selatan memandang penting ketersediaan SDM, bahkan kebijakan menyediakan kesiapan pemekaran harus dicukupkan ruang untuk di isi oleh SDM di Kawasan Monta selatan.

"saya memandang penting diberi ruang yang cukup bahkan dapat berkenan untuk di beri formasi khusus untuk SDM yang ada di kawasan Monta  selatan. 

Menurut Kisman, S.H hal tersebut sangat mungkin dilakukan oleh Camat Monta setelah membertimbangkan kepada Bupati Bima.  Karena berdasarkan data pegawai di Kantor Camat Monta dan sebaran UPTD lingkup Kecamatan Monta sangat minim sekali memberikan ruang bagi Kader-kader Wilayah Monta Selatan, hal tersebut dapat dilihat dari data pegawai yang ada.

"Meski kesannya Primordialis karena bicara lingkup kepentingan yang sempit, namun sangat wajar disoalkan dan dapat dicek dan ricek pada data kepegawaian lingkup pemerintah Kecamatan Monta. Hal ini menjadi bukti ketiadaan pemihakan, sehingga wajar dirasakan Wilayah Monta selatan dianak-tirikan" Pungkas Kisman. (Pelred/ M.A)